oleh

Dengan Profesionalisme da Pendekatan Humanis, PAN Kaltim Optimis di 2024

Jakarta, POPULERNEWS.COM – Anggota DPRD Fraksi Partai PAN Kalimantan Timur, M. Nasiruddin, SH mengapresiasi kegiatan Bimtek Nasional Partai Amanat Nasional 2024 yang digelar di Jakarta.

Bimtek yang diadakan dari tanggal 26 Maret – 1 April 2022 itu terbagi dalam dua gelombang.

Bimtek gelombang kedua diikuti para anggota legislatif DPRD PAN dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, di Hotel Redtop, Jl. Pejompongan, Jakarta, yang dimulai hari ini, Rabu (30/3/2022)

Selain menjadi momen perjumpaan dengan sesama kader PAN dan saling membagi pengalaman, Nasiruddin juga mendapatkan pembekalan-pembekalan berupa strategi-strategi untuk lebih menghadirkan Partai Amanat Nasional di tengah masyarakat Kalimantan Timur, termasuk dalam menyongsong Pileg 2024.

Oleh karena itu, Bimtek memberi pembekalan dan arahan-arahan strategis kepada anggota legislatif DPRD Fraksi PAN tingkat provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Namun, para kader PAN diharapkan lebih proaktif lagi dalam merangkul masyarakat dan konstituen mereka guna bisa meraup suara yang signifikan pada pesta demokrasi 2024 nanti.

Sesuai arahan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, pada pembukaan Bimtek PAN 2024, setiap kader PAN diharapkan dalam hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata dan memberi solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Bagi M. Nasiruddin, ada banyak langkah dan strategi yang bisa dipakai untuk mendapat kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap kader PAN.

Pendekatan humanis akan lebih menarik dalam mencapai target. Selain itu, dengan cara melibatkan tokoh-tokoh internal dalam partai dan melibatkan kaum milenial.

Pemilih pemula yang berjumlah signifikan dalam daftar pemilih pada Pileg 2024 menjadi sasaran partai-partai.

Namun, Nasiruddin mengatakan rasa simpatik kaum milenial terhadap PAN sudah terbukti, ketika PAN berhasil meraup kursi dari sejumlah suara kaum muda. Karena itu, PAN membidik suara kaum milenial ini. Apalagi PAN merupakan partai terbuka dan inklusif.

“Teman-teman di DPP, DPD, dan DPC hingga turun ke akar rumput itu sudah punya strategi masing-masing, yang akan mereka lakukan nanti. Jadi, kami semua sudah punya program masing-masing. Tinggal bagaimana pelaksanaannya di lapangan. Itu secara keseluruhan, ya”,  tutur H. Nasiruddin, S.H.

Program-program sosial yang menyentuh kebutuhan orang banyak, tentu sangat diminati publik.

Program seperti pemberdayaan ekonomi kaum perempuan dan rumah tangga, kaum milenial, UMKM, pendidikan dan kesehatan akan menarik perhatian publik yang baru saja keluar dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Profesionalisme dalam kerja-kerja politik secara adil dan jujur akan mengurangi kendala negatif di lapangan. Kendala lebih banyak akan dihadapi pada pemilih-pemilih yang lebih pragmatis.

Nasiruddin tak melihat pandemi sebagai hambatan dalam menggalang dukungan dari rakyat. Yang penting, menurutnya, kita tetap memperhatikan program-program kesehatan untuk masyarakat dengan kerja-kerja profesional, bukan semata pragmatisme.

Memang di awal pandemi, ada saja program yang terhambat pelaksanaannya. “Namun, kami yang di daerah, seperti di Kalimantan Timur, tak terlihat dampak yang banyak dari pendemi ini.

Sehingga, pendekatan terhadap masyarakat tak bisa menjadikan Covid-19 sebagai alasan utama untuk berjarak dengan masyarakat,” ujar Nasiruddin. [Red/PN]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed